Posted in artikel, umum

Mocel, Kegiatan Pascapanen Jagung di Desa Cikuya, Kec. Banjarharja, Kab. Brebes


Sebuah desa bernama Cikuya di Kecamatan Banjarharja, Kabupaten Brebes, pada hari Sabtu tanggal 1 November 2008 masyarakatnya sedang ada aktifitas mocel. Mungkin untuk sebagian orang kata “mocel” termasuk kata-kata yang jarang terdengar. Mocel artinya mempreteli atau memprotoli atau melepaskan biji-biji jagung dari bagalnya (batang jagung; tempat biji jagung menempel). Kegiatan mocel ini sering dilakukan setiap kali panen selesai. Setelah jagung dipocel, biji-biji jagung itu akan dijemur sampai kering (tapi tidak terlalu kering, hanya menghilangkan kandungan air di dalamnya). Tujuannya adalah membuat biji-biji jagung tidak cepat jamuran atau membusuk pada saat dikemas di dalam karung.
Dari anak kecil hingga orang dewasa berkumpul di tempat yang si empunya yang sedang panen jagung, yang kemudian jagungnya itu akan dipocel. Kegiatan ini juga dijadikan sebagai sarana untuk berkumpul, silaturahmi, bergosip, curhat, mengisi waktu kosong, dan bersantai. Karena kegiatan ini tidak memerlukan tenaga yang besar, sambil bersantai pun bisa. Tapi, kelemahan dari mocel ini akan membuat tangan (yang digunakan untuk mocel) seperti tersulut api, lecet dan berisi air. Hal ini mungkin disebabkan karena adanya gesekan yang keras antara kulit tangan dengan permukaan biji jagung.
Untuk mengatasi masalah ini, biasanya tangan memakai alas atau semacam pembungkus tangan yang terbuat dari karet. Dengan demikian diharapkan tangan yang dipakai untuk mempreteli jagung tidak lecet. Kegiatan ini tidak hanya dilakukan oleh kaum perempuan, tetapi juga oleh kaum pria. Meskipun dalam jumlahnya, kaum pria lebih sedikit daripada kaum perempuan.
Kegiatan ini dapat dikatakan sebagai kegiatan tradisional. Karena, menurut beberapa sumber, kegiatan semacam itu sudah dilakukan sejak zaman baheula (dahulu). Mungkin kegiatan seperti itu tidak dapat ditemukan di daerah lain, sehingga dapat dikatakan bahwa kegiatan ini juga unik.
Sebenarnya masih banyak kegiatan lain yang dapat ditemui di daerah ini, tetapi tergantung pada waktu dan sikon yang ada. Contoh kebiasaan yang dilakukan masyarakat di sini yaitu menngkap ikan di sungai yang penuh dengan keceriaan, kegembiraan, dan kebersamaan.

Author:

I'm Robita, an Indonesian girl who loves writing than speaking, loves singing and playing music, and prefers to be quiet than arguing. All my posts here show you my skills in writing related to my age, my knowledge, my experience, my hobby, and my interest at that time.

4 thoughts on “Mocel, Kegiatan Pascapanen Jagung di Desa Cikuya, Kec. Banjarharja, Kab. Brebes

    1. sumuhun abdi orang cikuya, tepatna Dukuh Kopi. Iyeu saha???
      Abdi mah rompokna ge caketen balai desa/SDN 01 Cikuya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s