Diposkan pada Puisi

Hampa


Ya Allah,
dadaku pengap
napas terasa berat
badan tak mampu bergerak
kepala menahan karat

tapi aku tidak sakit, ya Allah

Ya Allah, mungkinkah ini perjuangan
menuju tangga kehidupan yang baru
terasa begitu sulit
terasa begitu melelahkan
terasa menyakitkan

Ya Allah, adakah obat untukku saat ini?

Ya Allah, aku berdiri di satu titik
tak bergerak ke kanan
tak pula ke kiri

Ya Allah, aku berdiri di satu titik
dengan satu cahaya di atas kepalaku
seolah akulah pemeran utama dalam hidup ini
tapi aku tak tahu arah
tak ada jalan yang dapat kupilih
semua tampak sama

Ya Allah, aku berdiri di satu titik
ya, hanya di satu titik
ke mana aku harus beranjak?
ke mana aku harus melangkah?
ke mana aku harus membawa hidupku?

Ya Allah,
mundurpun aku tak tahu
tak ada jejak kaki maupun petunjuk

Ya Allah,
adakah kegelisahan dalam hatiku ini
menyiratkan sebuah arti
yang tak jua kumengerti
tapi terus membuat diri
pusing tak ada henti
hingga kini
lelah hati
lelah pikiran tak terobati

Bandung, 19 Desember 2016
Robita

Iklan

Penulis:

I'm Robita, an Indonesian girl who loves writing than speaking, loves singing and playing music, and prefers to be quiet than arguing. All my posts here are describing my skills in writing related to my age, my knowledge, my experience, my hobby, and my interest at that time.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s